馃檯

Kenapa Saya Nggak Kasih Sinyal Saham (Portofolio Itu Sangat Personal)

Ringkasan

Kenapa Faza nggak pernah mendikte saham langsung atau kasih sinyal. Tiga alasan (background, profil risiko, kondisi porto) kenapa keputusan saham sangat personal, dan kenapa Watchlist berisi 30 saham + thesis, bukan sekadar 'beli ini'.

Tanggal
August 24, 2026

Edisi 24 Agustus 2026 路 6 menit baca

Saya cukup sering dapat pertanyaan terkait Rekomendasi Saham Langsung atau Copy Portfolio: "Saham apa yang bagus sekarang bang?", "Kapan entry untuk saham A bang?", dst.

Atau simpelnya, kenapa saya tidak pernah men-DIKTE SAHAM secara langsung?

Padahal dari sisi "cuan", tentu saya bisa cuan lebih besar dengan ngasih sinyal A-B-C: harga saham yang bisa "di-dongkrak" (pom-pom), lalu juga bisa mudah dapet fee/komisi broker tanpa saya peduli beneran beli sahamnya atau tidak 馃榿.

Karena toh bukankah banyak ritel yang lebih suka ke arah situ, makanya influencer yang tebar sinyal pun semakin banyak? Seperti biasa, ketika demand ada, supply akan mengikuti. Saya tidak menyalahkan, karena toh kalau demand memang ada ya berarti banyak yang nyari juga, dan banyak juga yang cuan dengan cara seperti itu, mau ritelnya ataupun penebar sinyalnya.

Namun bagi saya pribadi hal tersebut kurang masuk, karena saya merasa ada beberapa hal yang tidak bisa direkomendasikan oleh orang lain.

3 Alasan Kenapa Saya Tidak Suka Men-dikte Saham Langsung

1. Background berbeda. Setiap investor pasti memiliki latar belakang, entah dari keluarga, bidang profesi, bahkan perusahaan tempat bekerja yang berbeda satu sama lain.

Simpelnya, tidak mungkin saya akan merekomendasikan saham BMRI kepada seorang manager (karyawan) dari perusahaan BBCA; mereka pasti akan lebih paham bagaimana seluk beluk tempat bekerja mereka sendiri. Sama halnya dengan investor yang mungkin profesinya di pekerjaan offshore atau batubara, mereka pasti akan memiliki ketertarikan sendiri ke saham-saham cyclical entah perminyakan atau batubara karena profesi mereka di bidang tersebut. Kalau saya tiba-tiba merekomendasikan saham di bidang kesehatan, akan sulit juga bagi mereka untuk memahami bisnisnya (fundamental).

2. Profil Risiko. Selain latar belakang, terdapat profil risiko juga yang pastinya akan berbeda-beda setiap investor. Investor agresif misalnya, mungkin tidak akan masalah jika harga saham harus terkoreksi (minus) mencapai -20% -30%, apalagi kalau paham value-nya, bahkan sampai -50% pun mereka masih HAJAR BAE. Di sisi lain akan ada investor yang bahkan -5% -10% saja sudah panas dingin.

Maka tentu saya tidak mungkin akan asal merekomendasikan saham kategori Spekulasi, dimana ketika naik memang potensi cuannya tinggi (bisa multibagger), namun termasuk fluktuatif, kalau turun harganya bisa dalam juga. Hal ini tidak akan match kalau profil risikonya saja sudah berbeda.

3. Kondisi porto. Dan yang paling unik menurut saya adalah kondisi porto ini. Saya sendiri biasanya hanya invest ke 5-7 emiten saja, dan max kalau ada yang menarik banget bisa sampai 10 saham.

Nah misalkan dari 10 tersebut saya sudah invest ke 4 jenis saham cyclical (yang biasanya high dividend), dan saat itu ada yang merekomendasikan saya lagi saham cyclical lain. Rasanya dengan keadaan porto saya seperti itu, sulit bagi saya untuk masuk kembali (lagi) ke saham cyclical, karena dalam porto porsi saham sejenis jadi banyak, tidak sesuai dengan profil risiko saya.

Investor rugi BMRI dari kelas
Investor rugi BMRI dari kelas

Atau contoh seperti case investor di atas, dimana dia rugi -25%+ masuk BMRI di harga 6000 (kalau sekarang sudah hampir -30% di harga 4200) dan dia ALL IN disana, dan si kelas/mentor tersebut katanya cuma ngasih solusi untuk hold. Apakah salah? Bagaimana kalau saya yang ngasih saran?

Sejujurnya jawaban saya pun akan sama, yaitu untuk hold. Kenapa? Karena average saham saya di BMRI sangat rendah (3000-an), yang berarti di harga 4000 ya masih floating profit, belum dividen yield saya juga lumayan (>10%).

Jadi, apakah relevan "suruhan/sinyal" langsung tersebut untuk investor lain? Tentu tidak. Inilah alasan kenapa kondisi porto itu akan sangat-sangat unik.

Itu satu, belum misal di porto saya sudah banyak saham kategori Core, rasanya kalau ada yang merekomendasikan kategori Core juga pasti tidak akan cocok dan bakal saya skip untuk mencari kategori yang lebih sesuai misal Growth / Spekulasi. Yah terkait 3 kategori ini memang dijelaskan di Ebook ProfitWise.

Maka itulah sebenarnya 3 alasan paling mendasar kenapa saya tidak pernah mendikte saham secara langsung. Bagi saya, setiap portofolio itu sangat Personalized, bukankah tujuan keuangan setiap orang juga berbeda-beda? Saya investasi untuk jangka panjang, dan ditelan oleh orang lain yang tujuannya jangka pendek saja sudah tidak akan match.

Ibarat dalam olahraga/gym, orang yang terlahir dan punya basic sehat sejak awal mungkin bisa dengan mudah pertama kali lari dapat pace rendah, atau gym dengan beban sekian. Namun yang tidak punya "personalized" tersebut? Akan disesuaikan dengan tujuannya dahulu. Misal mau fokus beban dulu, atau mau fokus kardio dulu, atau fokus yang lain. Tujuannya sudah berbeda.

Dan sebenarnya "kegelisahan" inilah yang menjadi alasan kenapa saya membuat List Saham dalam bentuk Watchlist. Bukan 1-5 saham "langsung beli", melainkan 30 saham! Dan bahkan bukan hanya entry harga sekian jual harga sekian saja, tapi lengkap dengan thesis, rating, saran alokasi, dan area untuk best entry-nya.

Kenapa saya berikan thesis lengkap? Tentu seperti alasan di atas, agar investor bisa menyesuaikan dengan 3 alasan tersebut. Mungkin dari 30 investor hanya akan ambil 10, atau bahkan 5, atau bahkan hanya 3 yang cocok. Intinya semua bisa disesuaikan & keputusan di tangan masing-masing investor. Toh saya sendiri di porto hanya 5-7 emiten saja kok, max 10 kalau IHSG crash seperti sekarang ini 馃榿.

Minggu ini di penghujung Agustus, Watchlist edisi ke-7 akan rilis berdasarkan laporan keuangan terbaru di Q2 2026. Kalau investor tidak mau tertinggal, bisa gabung ke Waiting List-nya ya.

馃憠 Gabung Waiting List Watchlist Gh

P.S. Waiting List akan dapat akses pemesanan lebih dulu, dan akan ada bonus juga bagi 50 pembeli pertama ketika rilis. Untuk pelanggan tahunan silakan cek file Draft 1-nya ya, tidak perlu join lagi karena sudah pasti dapat 馃榿.

Stay Iqra.

Salam, Gh Portfolio

馃摡 Mau newsletter seperti ini rutin di email?

Kalau investor mau dapat tulisan seperti ini secara rutin, bisa join newsletter langsung di website GH ya.

馃憠 Kunjungi ghanifaza.com