馃搳

Market Insight November: IHSG Uji Level 5.000, Krisis Ekonomi atau Krisis Kepercayaan?

Ringkasan

IHSG turun -16,7% sepanjang Oktober dan sempat menyentuh 4.979. Kenapa ini lebih ke krisis kepercayaan, posisi teknikal IHSG di area big support 5.200-5.000, dan 4 aksi yang saya lakukan di November.

Tanggal
November 2, 2026

Edisi 2 November 2026 路 5 menit baca

Halo investor,

Kembali lagi di Catatan Investor Gh edisi awal bulan yaitu Market Insight.

Oktober 2026 resmi jadi salah satu bulan terberat untuk IHSG. Ditutup di 5.057 pada 30 Oktober, IHSG turun -16,70% dalam sebulan, sekitar -41,5% YTD, dan sempat menyentuh 4.979, di bawah 5.000.

Di Market Insight kali ini saya mau bahas apa yang sebenarnya terjadi, kondisi makro singkatnya, lalu yang paling penting: posisi teknikal IHSG sekarang dan aksi apa yang bisa dilakukan.

Krisis Ekonomi atau Krisis Kepercayaan?

Pemicu utama Oktober adalah usulan MSCI menurunkan Indonesia ke Standalone Market, dan pemicunya soal kualitas pasar: free float, kepemilikan terkonsentrasi, dan dugaan transaksi terkoordinasi.

Pembahasan lengkap sudah dibahas di artikel sebelum ini.

Pergerakan rupiah dan IHSG
Pergerakan rupiah dan IHSG

Kalau ini krisis ekonomi, biasanya rupiah ikut runtuh sangat dalam. Faktanya rupiah terbilang cukup stabil jika dibandingkan fase awal tahun sebelumnya.

Dari awal crash IHSG karena MSCI di awal tahun, rupiah dari 16.700 naik ke tertinggi 18.000.

Dan isu penurunan ke Standalone memang sempat menaikkan rupiah dari 17.900 kembali ke 18.100 kembali di tertinggi sebelumnya, dan IHSG langsung anjlok -16.7% dalam satu bulan, yang satu harinya sempat -11.5%.

Jadi yang terjadi dan berdampak paling besar adalah krisis kepercayaan terhadap bursa.

Ekonominya sendiri tidak "separah itu", karena nanti banyak kinerja perusahaan Q3 yang justru bertumbuh. Atau dalam kata lain pasar sahamnya lah yang sedang "dihukum".

Respons regulator sejauh ini:

  • Saham HSC dikeluarkan dari perhitungan IHSG mulai 2 November (sekitar 80 emiten, 卤18% bobot IHSG)
  • Batas ARB sementara 7% sampai akhir tahun
  • Roadmap free float minimum 15% dan keterbukaan pemegang saham di atas 1%

Terkait kondisi makro secara global pun kondisinya belum bersahabat. Suku bunga AS justru berpotensi naik lagi, jadi dolar tetap kuat.

BI memilih menahan suku bunga dan menjaga likuiditas perbankan, yang positif untuk bank.

Di komoditas, energi (minyak dan batu bara) sedang naik, sementara emas turun setelah reli kencang sebelumnya.

Teknikal IHSG: Di Mana Support-nya?

Area big support IHSG
Area big support IHSG

IHSG sampai bulan Oktober lalu benar-benar tertahan di Area BIG SUPPORT-nya tersebut, kurang lebih saya mengambil area di 5.200 sampai 5.000. Ini adalah area support-resistance IHSG pada tahun 2013 dan 2018.

Menariknya, posisi tertahannya pun kurang lebih mendekati area fibo 0.78 tersebut di 5.035. Bagi pembaca Watchlist Gh mungkin akan cukup paham dengan posisi fibo 0.78 ini. Serta ini menguji level psikologis 5.000.

Serta area di bawah 5.000 ini pun sudah teruji dua kali.

Pertama di pertengahan Oktober ketika berita pertama standalone market, lalu IHSG sempat rebound sekitar +9,62% dalam seminggu. Kedua di 30 Oktober, sempat ke 4.979 sebelum ditutup kembali di atas 5.000.

Dua catatan penting untuk membaca pasar di November:

1. Komposisi IHSG berubah mulai 2 November. Saham HSC sudah tidak dihitung, jadi IHSG akan makin ditentukan big cap seperti big bank, TLKM, ASII, dan saham dengan free float sehat.

2. Secara historis November bukan bulan yang "baik". Menurut riset BRI Danareksa, peluang IHSG naik di bulan November hanya sekitar 33%.

Lalu Aksinya Apa?

Cara saya tetap sama seperti Market Insight terakhir ketika IHSG menyentuh 5.000 yang dibahas di beberapa Catatan Gh sebelumnya.

1. Di area BIG SUPPORT di atas: cicil tipis dahulu. Tambah muatan bertahap dari dry powder setiap masuk area support. Dan tetap menyisakan dry powder, kalau-kalau IHSG lanjut ke area support berikutnya.

2. Saham Tier 2 & 3. Untuk sahamnya sendiri sebelum ada "angin segar" dari pasar, hindari big cap karena outflow asing masih sangat tinggi dan big cap menjadi incaran utama mereka.

Bisa pilih saham-saham kategori Growth atau Spekulasi dahulu dengan alokasinya.

3. Diversifikasi Porto. Lanjutan poin 2 yaitu diversifikasi ke beberapa jenis saham seperti Core, Growth, & Spekulasi.

Berikan porsi khusus juga (kalau mau) untuk saham-saham high dividend yield, karena saham dividen begitu akan menjadi cashflow tambahan disaat pasar buruk.

4. Cek laporan keuangan terbaru Q3. Laporan Q3 2026 sudah banyak yang keluar di akhir Oktober ini. Ini waktu terbaik untuk memisahkan saham yang turun karena sentimen dan saham yang memang bermasalah.

Bisnis yang labanya tetap tumbuh tapi harganya jatuh, itulah kandidat terbaik di kondisi seperti ini.

Karena salah satu filter yang biasa saya gunakan pun dalam kondisi crash seperti ini bisa memberikan angka yang cukup masif.

Hasil screening 62 emiten
Hasil screening 62 emiten

Filter yang biasanya hanya menampilkan 卤20 an saham di kondisi pasar normal, saat ini bisa memberikan 62 EMITEN!

Saya sendiri pun cukup kaget karena banyak saham baik yang (hanya) terdampak/terhukum oleh pasar dan membuat harganya "diskon".

Kalau mau mulai analisis mandiri dengan Metode FCDS-T saya yang masih konsisten Beat The Market selama 7 tahun berturut-turut, bisa pelajari di Ebook Profitwise.

馃憠 Metode FCDS-T, Paham Screening Mandiri

Watchlist Gh Q3 2026 sudah mulai saya susun dan akan rilis akhir November ini.

Kalau mau dapat draft awal dalam 1-2 minggu kedepan, seperti biasa akan saya berikan hanya untuk Langganan 1 Tahun Watchlist Gh ya. Investasi Lebih Terarah selama Satu Tahun.

馃憠 Paket Investor Serius

Kondisi saat ini membuktikan kalau harga dan fundamental (bisnis perusahaan) sedang "berpisah jalan".

Bank besar dan emiten berkualitas dijual karena aturan indeks dan arus dana asing, sementara labanya tetap berjalan.

Secara historis, penjualan paksa seperti ini justru menciptakan harga murah untuk bisnis yang bagus.

Tugas kita tinggal dua: pilih bisnisnya dengan benar, dan atur amunisinya dengan sabar.

Stay Iqra.

Salam, Gh Portfolio

馃摡 Mau Dapat Catatan Investor Rutin di Email?

Kalau investor mau dapat tulisan seperti ini secara rutin, bisa join newsletter langsung di website GH ya.

馃憠 Kunjungi ghanifaza.com