Saat market crash, banyak saham fundamental kuat ikut anjlok. Nyicil sekarang atau tunggu pasar pulih? Soal manajemen risiko & peluang langka.
Edisi 5 Juni 2026 路 4 menit baca
Adakah yang merasakan hal sama di kondisi market seperti sekarang?
Jadi.. apakah tambah muatan? Atau tahan dulu karena masih turun? Bahkan ada yang bilang IHSG akan kembali ke 4.000-an. Apa mungkin?
Jawabannya ya mungkin saja, toh tidak ada manusia yang tahu masa depan. Bisa jadi turun sampai 4.000-an, atau tiba-tiba rebound cepat (seperti 2025) yang tau-tau ATH (ke 9.000). Sebagai investor, tugas kita bukan meramal masa depan, tapi memanajemen risiko dan menyesuaikan kecocokan kita dengan risiko tersebut.
Maka jawaban untuk "tambah modal saat diskon, atau tunggu dulu?" akan kembali ke masing-masing investor.
Kalau tetap yakin dengan fundamental perusahaan, boleh nyicil dari sekarang. Tapi kalau profil risikonya takut karena IHSG masih bearish, bisa ditahan dulu. Kapan masuknya? Ketika sudah ada "sinyal-sinyal" rebound atau "ekonomi sudah pulih".
Keduanya punya pros & cons-nya sendiri:
- Beli sekarang: bisa dapat harga rendah kalau pasar ternyata pulih. Minusnya, kalau pasar belum pulih, porto kita ikut menurun.
- Beli nanti (saat pulih): lebih aman karena pasar sudah naik. Minusnya, tidak dapat harga rendah karena beli saat harga sudah naik.
Kira-kira, mana yang paling cocok dengan profil risiko investor?
Saya sendiri sudah beberapa kali menyicil di area support: pertama di atas (IHSG 7.000-an) dan kemarin di big support terbaru (IHSG 5.900-an). Kalau masih turun, berarti saham yang dibeli minus dong? Tentu saja. Tapi itu tetap masuk ke profil risiko yang memang saya bisa ambil.
Bagaimana ceritanya perusahaan kinerjanya bertumbuh di Q1, di ekonomi yang katanya buruk, tetapi harga sahamnya malah anjlok? Dari logika fundamental, hal seperti ini tidak masuk akal.
Big Bank dengan pendapatan & profit bertumbuh, tetapi harganya harus terdampak -28%.
Atau ini: pendapatan/omset perusahaan naik 38%, bahkan profit hampir 100%...
...tetapi harus ikut anjlok mencapai -40%! Dengan harga sekarang, justru potensi profit dari DIVIDEN saja sebesar 11,4% yield!
Ada banyak sekali saham yang justru bertumbuh "gila-gilaan" di kuartal pertama, eh harganya malah ikut terdampak separah crash pasar kali ini.
Selaku value investor, kita melihat ini sebagai peluang yang mungkin jarang kita dapatkan lagi momentumnya, walau tentu dengan drawback tadi (pasar masih bisa turun).
Tapi.. saham seperti ini (yang hanya terdampak crash pasar), ketika pasar mulai rasional kembali, merekalah yang biasanya terbang paling cepat!
Saham-saham yang dibahas di atas semuanya ada di dalam Watchlist Gh:
馃憠 Watchlist Gh Laporan Keuangan Terbaru
Stay Iqra.
Salam, Gh Portfolio
馃摡 Suka tulisan seperti ini?
Di website GH, investor bisa coba gratis: dapat free chapter Ebook ProfitWise + insight investasi mingguan lewat newsletter.
Konten ini bersifat edukasi dan bukan ajakan membeli/menjual saham tertentu. Angka & data hanya ilustrasi, bukan jaminan hasil. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan.